JT - Wakil Presiden Filipina Sara Duterte pada Jumat mengatakan bahwa dia tidak berencana mengundurkan diri meskipun dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Filipina.
Duterte mengatakan kepada wartawan bahwa dia masih membaca keluhan pemakzulan tersebut dan pengacaranya sedang mengkaji hal itu, harian Inquirer melaporkan.
Baca juga : Korsel Bersiap Hadapi Unjuk Rasa Besar Soal Pemakzulan Presiden Yoon
"Kami belum sampai di tahap itu (mengundurkan diri), hal itu masih belum dipertimbangkan," ujar Duterte.
Putri mantan Presiden Rodrigo Duterte itu dimakzulkan setelah dua pertiga anggota parlemen Filipina menandatangani petisi pemecatannya atas tuduhan menyalahgunakan anggaran ketika memimpin Kementerian Pendidikan.
Setelah ditandatangani, petisi kemudian diajukan ke Senat untuk sidang yang kemungkinan memutuskan untuk Duterte tidak boleh lagi memegang jabatan publik.
Baca juga : Korsel akan Melanjutkan Aktivitas Militer di Perbatasan dengan Korut
Petisi tersebut muncul di tengah perseteruan antara Wapres Sara Duterte dan Presiden Ferdinand Marcos Junior, dimana Duterte menuduh Marcos menginginkan kematiannya.
Menurut Duterte, Marcos melihatnya sebagai "ancaman terbesar" untuk dapat terpilih kembali sebagai presiden pada 2028.
Bagikan