DECEMBER 9, 2022
JAKARTA

Tiga Paslon Cagub DKI Jakarta Dinilai Tak Berpihak pada Rakyat

post-img
Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) Jakarta menyatakan sikap pencoblosan tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur saat Pilkada DKI Jakarta 2024 di Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2024).

JAKARTA TERKINI – Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) Jakarta menyatakan bahwa tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 tidak mencerminkan aspirasi masyarakat. Pernyataan ini disampaikan oleh Koordinator JRMK, Minawati, dalam aksi yang digelar di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, pada Senin (23/9).

"Hari ini kami mengungkapkan kekecewaan masyarakat miskin kota atau warga Jakarta yang merasa bahwa pilkada tahun ini tidak berpihak kepada rakyat, dan tidak mewakili aspirasi mereka," ujar Minawati.

Baca juga : 764 Warga Binaan di Rutan Jakarta Dapat Remisi Natal 2023

Dalam pernyataannya, Minawati menyoroti masih banyaknya permasalahan di Jakarta yang belum terselesaikan. JRMK menilai bahwa kondisi demokrasi di Jakarta saat ini sedang tidak sehat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap ketiga pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada Jakarta 2024 telah memudar.

"Ini bukan hanya keputusan kami sebagai koordinator JRMK, tetapi ini merupakan keputusan bersama warga Jakarta. Kami telah mengadakan rapat berkali-kali dan membahas mengapa kami tidak memilih calon A, B, atau C. Kami memutuskan untuk golput," jelas Minawati.

Menurut Minawati, memilih salah satu dari ketiga pasangan calon pada pilkada nanti sama saja dengan mendukung praktik kecurangan dan cara kerja yang tidak berpihak kepada rakyat.

Baca juga : Pemprov DKI Jakarta Tindak 442 Jukir Liar di Minimarket dan Ruko

"Golput adalah bentuk perlawanan kami jika demokrasi tidak berjalan dengan baik. Kami telah mempelajari ketiga pasangan calon ini, dan tidak ada satu pun yang mewakili aspirasi rakyat," tambahnya.

JRMK juga mengangkat masalah-masalah yang belum terselesaikan di Jakarta, seperti kasus Kampung Bayam yang hingga kini belum ada solusinya, serta masalah pedagang kaki lima (PKL) yang digusur dan kehilangan mata pencaharian.


Related Post

JAKARTA

764 Warga Binaan di Rutan Jakarta Dapat Remisi Natal 2023

JAKARTA

Peningkatan Infrastruktur di RW Kumuh Jakarta Barat

JAKARTA

Jakarta Barat: 9.024 HPR Mendapat Vaksin Anti Rabies

JAKARTA

Pemkot Jakut Gelar Program Sembako Murah

JAKARTA

Polisi Amankan Ayah Pelaku Penyanderaan Anak di Pejaten

JAKARTA

Pasar Jaya Tetap Bangun Ulang dan Revitalisasi Pasar pada 2024

Tentang Kami

Jakartaterkini.id merupakan transformasi dari Media sosial Instagram Jakarta terkini, yang lahir sejak tahun 2017 silam. Melalui media online kami ingin lebih berkomitmen dalam menghadirkan beragam informasi yang lebih luas, komprehensif dan faktual.

Kami berfokus menjadi media lokal Jakarta yang terkini, sesuai dengan tag line kami, Informasi terkini di Jakarta. Dibawah naungan JTN Media kami terus beradaptasi dalam segala aspek sesuai dengan perkembangan sosial terkini. Selain itu kami juga terus melakukan inovasi terhadap perkembangan teknologi agar dapat memenuhi keinginan khalayak dalam mengakses informasi.

Kami adalah media yang Independent dengan mengedepankan kaidah jurnalistik, disajikan secara berimbang tanpa intervensi.

Bicara Jakarta..?! Jakarta terkini, Informasi terkini di Jakarta, Powered by JTN Media. 

 
Cart