JAKARTATERKINI.ID - Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, mengumumkan rencananya untuk memperpanjang periode penerimaan calon pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga mendekati hari pencoblosan.
"Ini masih dalam tahap proses, kami akan membuka kembali pendaftaran. Tunggu informasi lebih lanjut," ungkap Bagja di Kantor Bawaslu RI, Jakarta.
Baca juga : Program Sembako Murah dari TKRPP Bantu Ratusan Warga Kota Bekasi
Keputusan ini diambil guna mengatasi kekosongan pengawas di 18.000 TPS di seluruh Indonesia yang masih belum terpenuhi.
Bagja menjelaskan bahwa Bawaslu telah menyiapkan beberapa langkah mitigasi, termasuk merekrut penduduk dari desa sekitar untuk menjadi pengawas TPS.
"Seharusnya, pengawas TPS berasal dari komunitas setempat. Jika tidak memungkinkan untuk mendapatkan pengawas TPS dari lingkungan sekitar, akan sulit untuk memindahkan mereka ke wilayah kepulauan Indonesia," katanya.
Baca juga : Pengamat Nilai Pilpres 2024 Berpotensi Dua Putaran, Klaim GSP Tidak Rasional
Dalam situasi seperti itu, Bawaslu akan terus mengandalkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tersedia di daerah tempat perekrutan pengawas TPS.
"Contohnya, jika tingkat pendidikan di pulau tersebut hanya mencapai wajib belajar SMP, maka kita harus menerima kenyataan tersebut," tambah Bagja.
Bagikan