JT – Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya peringatan Hari Braille Sedunia sebagai momen untuk meningkatkan kesadaran akan hak-hak dan kebutuhan penyandang disabilitas netra.
Khofifah mengatakan bahwa peningkatan aksesibilitas bagi disabilitas netra di berbagai bidang, termasuk pendidikan, pekerjaan, dan teknologi, harus menjadi prioritas.
Baca juga : DAMRI Angkut 70 Ribu Pemudik Saat Arus Balik Lebaran 2025, Rute Jakarta–Bandarlampung Jadi Favorit
Hari Braille Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Januari untuk menghormati kelahiran Louis Braille, penemu sistem penulisan braille.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengapresiasi peran teknologi braille dalam membantu disabilitas netra mengakses informasi dan pendidikan. Dia juga mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk memperkuat dukungan terhadap mereka.
"Fokusnya adalah memastikan inklusivitas dan pemberdayaan yang lebih luas, sehingga disabilitas netra dapat berkontribusi secara maksimal dalam kehidupan sosial dan ekonomi," ujarnya.
Baca juga : Polda Metro Jaya Berikan Bantuan Kaki Palsu untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Khofifah juga menekankan pentingnya penyediaan fasilitas umum yang ramah disabilitas, pelatihan keterampilan, dan program literasi digital berbasis braille.
Menurutnya, peningkatan aksesibilitas bagi disabilitas netra memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan pendidikan, teknologi, kebijakan, dan kesadaran masyarakat.
Bagikan